Selain itu, pelatihan juga menjadi sasaran Sudin KPKP Jaktim untuk membangun kemampuan masyarakat dalam mengembangkan usaha.

"Peserta juga diberikan materi terkait strategi marketing dan pemasaran produk olahan pertanian," ucap Taufik.

Lebih lanjut, Taufik memastikan Sudin KPKP Jakarta Timur terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku usaha agar produk yang dihasilkan memenuhi aspek kebersihan dan keamanan pangan.

Peserta diberikan pemahaman mengenai penerapan sanitasi dan higiene dalam pengolahan produk pertanian.

Salah satu potensi pangan lokal yang telah dikembangkan oleh pelaku usaha binaan Sudin KPKP Jakarta Timur adalah melinjo.