Fasilitas tersebut sebelumnya tidak mendapat perhatian sehingga kondisinya terbengkalai. Pemkot Kendari mulai melakukan pembenahan setelah Siska meninjau lokasi tersebut pada 2025 dan meminta Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) mempersiapkannya kembali.

"2025 kami datang lalu saya minta Kadis dipersiapkan dan alhamdulillah kita langsung launching, karena masih banyak yang harus dipersiapkan dari tempat ini," tutur Siska.

Sentra IKM Olahan Pangan itu menyediakan 14 slot bagi pelaku usaha. Siska meminta fasilitas tersebut dimanfaatkan, terutama oleh pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan.

"Harapan saya bisa dimanfaatkan terutama yang di pinggir-pinggir jalan. Contohnya ada ikan bakar, kita sudah sosialisasikan para pedagang ikan bakar untuk masuk ke sini," katanya.