Pemkot Kendari bahkan menargetkan pedagang ikan bakar di sekitar kawasan pelabuhan dan pasar untuk berjualan di sentra tersebut. Langkah itu sekaligus ditujukan untuk menata aktivitas perdagangan dan mengurangi kesan kumuh di sejumlah ruas jalan.
"Supaya tata kota kita juga cantik, mereka tidak bercampuran di pinggir jalan. Kan kumuh," ujar Siska.
Untuk menarik pelaku usaha masuk, Pemkot Kendari memberikan fasilitas tanpa biaya selama tiga bulan pertama. Siska menyebut pelaku usaha hanya perlu memiliki komitmen untuk menjaga kebersihan dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik.
"Komitmen aja dulu, terutama mereka mau membersihkan. Kita kasih free tiga bulan, no biaya, semua ada fasilitas di sini," pungkasnya.