NADIKABAR.COM — Para produsen robot humanoid asal China tengah berusaha keras untuk menancapkan cakramnya di Korea Selatan. Mereka melangkah lebih jauh dari sekadar pertunjukan tari atau pajangan, merambah ke uji coba di pabrik hingga penerapan komersial. Apalagi Seoul sedang meningkatkan investasi dalam kecerdasan buatan fisik (physical artificial intelligence).
Sejumlah perusahaan robotika China antara lain UBTech Robotics yang terdaftar di bursa Hong Kong, perusahaan rintisan Anyverse Dynamics, AgiBot yang berbasis di Shanghai, serta produsen robot terkemuka Unitree Robotics, telah menunjukkan kemampuan mereka. Bahkan mereka mengumumkan berbagai proyek di Korea Selatan tahun ini.
"Generasi baru perusahaan robot China memiliki DNA global dan secara alami melirik pasar luar negeri. Korea Selatan merupakan salah satu pasar terpenting di kawasan Asia-Pasifik," ujar Ethan Qi, direktur asosiasi yang menangani bidang robotika di Counterpoint Research.
Ia menambahkan, minimnya ketersediaan robot humanoid buatan lokal dalam skala besar telah membuka peluang bagi para pemasok asal China.
Menurut Sean Qin, kepala divisi robot komersial untuk pasar luar negeri di UBTech, perwakilan dari Galaxy Robot Park (wahana hiburan bertema robot di Seoul) sepakat untuk membeli model U1 buatan UBTech yang tampak sangat realistis, setelah melihat debutnya di Shenzhen pada bulan Juni lalu.