Zhang Yufeng, pendiri sekaligus CEO Anyverse Dynamics menyatakan Korea Selatan merupakan salah satu pasar luar negeri terpenting bagi perusahaan mereka. Perusahaan rintisan yang berbasis di Beijing ini menjalin kerja sama dengan jaringan kedai kopi asal Korea Selatan, Hollys, dalam ajang World Robot Conference di Beijing pada bulan Agustus lalu.
Kemitraan ini bertujuan untuk menguji coba robot yang mampu menyajikan minuman, membersihkan meja, dan menata ulang kursi. Menurut Zhang, robot-robot tersebut saat ini sedang dalam tahap uji coba operasional di sebuah kafe di Beijing.
Berdasarkan data bea cukai China, Korea Selatan menempati peringkat ketiga sebagai pasar ekspor terbesar bagi China untuk kategori 'robot bionik cerdas' selama sembilan bulan pertama tahun 2026, berada di belakang Amerika Serikat dan Jepang. Nilai ekspor ke Korea Selatan mencapai USD 19,99 juta (sekitar Rp 363 miliar lebih), atau 9,7% dari total ekspor global China yang bernilai USD 206,95 juta (setara Rp 3,7 triliun).
Secara keseluruhan, China mengekspor 16.559 unit robot ke 108 negara dan wilayah dalam kategori bea cukai tersebut. Robot tersebut termasuk yang baru diperkenalkan tahun ini dan mencakup robot berbentuk manusia (humanoid) serta robot berbentuk anjing.