"Kita tunggulah kebijakan dari pusat. Mudah-mudahan ada keberpihakan lagi untuk daerah," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf, juga berharap ada dukungan penuh dari pusat dalam hal penggajian guru PPPK Penuh Waktu maupun Paruh Waktu. Langkah ini dinilai mampu meringankan APBD di Mataram di tengah efisiensi anggaran.

Pemkot Mataram kini mempunyai 2.000 guru PPPK Penuh Waktu dan 500 guru PPPK Paruh Waktu. Sebagai informasi, pemerintah pusat juga berencana mengangkat para guru PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu mulai Januari 2027.