NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat, memprioritaskan pembangunan sejumlah infrastruktur pengendali banjir, seperti sabo dam, cek dam, dan waduk untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi di daerah itu.
"Upaya pengendalian banjir perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur yang mampu menekan risiko luapan air, terutama di kawasan rawan bencana. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan dampak banjir serta memberikan perlindungan bagi masyarakat," kata Wali Kota Padang Fadly Amran di Padang, Jumat.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan apel kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi tahun 2026/2027 di Lapangan Imam Bonjol Padang.
Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan melalui dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah sebagai upaya mengantisipasi dampak peningkatan curah hujan.