"Alhamdulillah, pemerintah pusat telah memberikan bantuan untuk pembangunan beberapa sabo dam dan cek dam. Kami juga sedang menggiatkan pembebasan lahan sekitar 20 hektare untuk pembangunan waduk sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan sabo dam diprioritaskan pada dua daerah aliran sungai (DAS), yakni Kuranji dan Lubuk Minturun. Selain itu, terdapat penambahan pembangunan sabo dam di aliran Sungai Guo.
Ia mengungkapkan, penambahan infrastruktur di Sungai Guo dilakukan setelah bencana pada Agustus lalu berdampak terhadap kawasan Aia Pacah dan Tunggul Hitam.
Menurut dia, keberadaan sabo dam tersebut diharapkan dapat mengurangi debit air yang mengalir menuju kawasan permukiman sehingga risiko banjir dapat ditekan.