Sebanyak 14 pembatik terlibat dalam kegiatan tersebut dengan mengusung konsep green batik atau batik ramah lingkungan.

Ia mengatakan salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam pameran ini adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mini untuk mengolah limbah cair batik agar dapat dimanfaatkan kembali sesuai peruntukannya.

Teknologi tersebut, kata dia, menjadi bagian penting dalam mendorong praktik industri batik yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.