NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mengajak perajin batik menjaga tradisi membatik sekaligus mendorong industri yang ramah lingkungan.

Pada kegiatan Pameran Kolaborasi Museum Batik dengan Green Batik di Pekalongan, Selasa, Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab mengatakan pameran tersebut menjadi langkah inovatif karena tidak hanya menampilkan kain batik saja, tetapi juga memperkenalkan praktik membatik yang memperhatikan kelestarian lingkungan.

"Kami berharap tradisi batik tetap terjaga, inovasi terus berkembang, dan pencemaran akibat limbah batik dapat dikurangi," katanya.

Pemeran bertajuk "Menjaga Tradisi, Merangkul Inovasi" yang digelar hingga Desember 2026 di Museum Batik Kota Pekalongan ini menghadirkan perpaduan karya batik, inovasi pembatik, dan teknologi pengolahan limbah cair batik.