Ia berharap IPAL mini berasal dari hasil kerja sama dengan Pemerintah Belanda tersebut dapat menjadi proyek percontohan yang berpotensi dikembangkan lebih luas.

Pemerintah daerah, kata dia, akan mengkaji keberlanjutan dan peluang replikasi teknologi tersebut agar semakin banyak pembatik dapat memanfaatkannya.

"Kami berharap teknologi ini bisa dikembangkan, sehingga para pembatik memiliki fasilitas pengolahan limbah minimal seperti IPAL komunal. Dengan begitu, sungai tetap bersih, sementara para pembatik tetap produktif dan mampu meningkatkan pendapatan ekonominya," kata Balqis.