Menurut dia, pengembangan kawasan industri perlu mempertimbangkan dampak lingkungan sejak tahap perencanaan agar kegiatan pengolahan komoditas unggulan daerah nantinya dapat berlangsung dengan menekan emisi gas rumah kaca.
Dia menjelaskan, pembangunan rendah karbon menjadi bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan yang telah diakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah.
Dalam konteks tersebut, pemerintah daerah perlu memperhitungkan potensi emisi dari berbagai sektor pembangunan, termasuk industri, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga keseimbangan lingkungan.