Dia mengatakan, profil emisi Bengkulu saat ini berkaitan dengan sektor kehutanan, pertanian dan penggunaan lahan, energi, serta sampah. Ke depan, emisi sektor industri juga perlu menjadi perhatian, dan pemerintah daerah sejak awal rencana pembangunan langsung mengintegrasikan dengan rencana industri hijau sebagai langkah nyata perhatian terhadap PRKBI.

Sepragusri menambahkan, pengembangan kawasan industri telah masuk dalam arah pembangunan nasional. Pemerintah daerah juga telah melakukan sejumlah upaya untuk mendukung pelaksanaannya, dengan pengelolaan kawasan nantinya melibatkan pihak terkait sesuai kewenangannya.

Lewat konsep industri tersebut, Pemprov Bengkulu berupaya agar pengembangan kawasan industri tidak hanya memperhatikan kepentingan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.