Menurut dia, sektor perumahan tetap memiliki potensi ekonomi besar karena kegiatan pembangunan melibatkan tenaga kerja serta berbagai jenis usaha penyedia material bangunan.

Ia memperkirakan pembangunan satu unit rumah melibatkan sedikitnya tiga orang, belum termasuk rantai pasok bahan bangunan yang mencakup ratusan jenis usaha.

Ia berharap pengaturan perizinan berdasarkan risiko wilayah dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri perumahan, kelestarian lingkungan, dan perlindungan keselamatan masyarakat.

"Sektor perumahan sektor potensial harus dipacu, tetapi jangan mengorbankan lingkungan, jangan mengorbankan keselamatan masyarakat," ucap dia.