Wagub Jateng menegaskan penguatan ekosistem halal bukan berarti membatasi keberadaan produk nonhalal.

Keterbukaan informasi dan penyediaan fasilitas yang memadai, kata dia, akan menciptakan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.

Dalam pengembangan pariwisata ramah Muslim, ia meminta destinasi wisata di Jawa Tengah mulai mengidentifikasi kebutuhan wisatawan Muslim.

Salah satunya, kata dia, dengan menyediakan pusat kuliner atau kedai makanan bersertifikat halal di kawasan wisata, termasuk fasilitas pendukung di hotel maupun destinasi wisata alam dan buatan.