Pada 2025, Akademi Balatkop mencatat 4.193 pendaftar, dengan peminatan terbesar pada digital marketing, keuangan bisnis, dan english conversation.
Pada 2026, terdapat 2.282 wirausaha binaan, terdiri atas 1.398 calon wirausaha, 436 wirausaha pemula, dan 448 wirausaha mapan, dengan bidang peminatan terbesar meliputi makanan 48,9 persen, kerajinan 13,3 persen, dan jasa digital 13,3 persen.
Penguatan UMKM tersebut juga didukung melalui program KUR dengan bunga 6 persen dari Bank Jateng yang sangat penting untuk mendukung berkembangnya pelaku usaha muda.
"Kita gandeng seluruh pemangku kepentingan yang ada kemudian memperbanyak kegiatan-kegiatan pameran sehingga bisa berkembang bersama. Termasuk juga soal digitalisasi," kata Luthfi.
Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding, sejumlah kepala daerah di Jateng, 27 lembaga inkubator Jateng-DIY, pelaku UMKM.