Selain itu juga akan digelar pula seminar internasional bertema moderasi beragama di kampus Universitas Negeri Semarang, Dugderan di Masjid Agung Semarang Kauman, Festival Rebana, Festival Kaligrafi, expo dan pameran produk, serta job fair.

Iwan berharap seluruh persiapan tidak hanya memastikan event MTQ berlangsung lancar, tetapi juga memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta, selama berada di Jawa Tengah.

"Kepada seluruh peserta, kepada seluruh provinsi se-Indonesia, kami melayani dengan sepenuh hati, dan kami juga memohon kepada pemerintah pusat untuk memberikan kontribusi yang terbaik pada MTQ Nasional XXXI, sehingga Jateng yang menjadi tuan rumah akan selalu di hati para peserta," harapnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, menekankan agar pelaksanaan MTQ Nasional tidak hanya berfokus pada perlombaan, tetapi juga harus memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan perekonomian daerah. Dengan demikian, sejumlah sektor pendukung turut dipersiapkan, termasuk pariwisata ramah Muslim dan keterlibatan pelaku UMKM.

Salah satunya adalah city tour bagi para kafilah untuk mengenal sejumlah destinasi wisata di Jawa Tengah.

"Harapannya masyarakat ini bisa mengunjunginya, para kafilah bisa di sana, bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita," kata Taj Yasin.