Menurut dia, selain itu pengembangan tersebut juga sebagai bentuk memberikan penghargaan serta pengakuan atas kerja keras petani yang mengembangkan klon kopi robusta unggul lokal.

"Harapannya ke depan bisa dilakukan pelepasan varietas," ujar dia.

Diketahui sebelumnya produksi kopi robusta Lampung pada 2025 ada sebanyak 127.578 ton, meningkat dari 2024 yang produksinya hanya 120.377 ton.

Sedangkan komposisi luas areal tanam kopi robusta Lampung di 2025 seluas 152.527 hektare. Luas area tanam tersebut terdiri dari 7.921 hektare area tanaman belum menghasilkan (TBM), 137.792 hektare tanaman menghasilkan (TM) dan 6.814 hektare tanaman rusak atau tua.