"Secara ideal, kita membutuhkan sekitar 60 sampai 70 tenaga ahli cagar budaya se-NTB. Saat ini peningkatan SDM tenaga ahli ini menjadi prioritas utama kami," terang Ihwan.

Ihwan mengatakan estimasi kerugian imbas kebakaran ditaksir mencapai Rp 30-35 miliar. Biaya rekonstruksi bisa lebih besar karena akan ditambah dengan fasilitas-fasilitas penunjang.

Pemerintah, tutur Ihwan, memproyeksikan dukungan lintas sektor dalam skema pembiayaan. Infrastruktur dasar dan pemukiman direncanakan mendapat sokongan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Pariwisata, di samping skema percepatan dari sektor swasta, badan usaha milik negara (BUMN), maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

"Dukungan pemerintah sangat besar dan semua pihak kini tertuju ke Sade. Ini kesempatan sekaligus kebanggaan bagi kita untuk membuktikan bahwa warisan leluhur ini bisa kita bangkitkan kembali secara prosedural dan akuntabel," tegas Ihwan.