NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat kerja sama perdagangan komoditas pangan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjaga stabilitas harga, menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan memperkuat ketahanan pangan antardaerah.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penyediaan komoditas pangan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertukaran data dan teknologi di bidang peternakan.
"Semoga antara Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat bisa saling berbagi dan bisa sama-sama belajar menangani inflasi daerah," kata Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri di Mataram, Rabu.
Indah menilai kerja sama antardaerah menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan pasokan pangan sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Menurut dia, NTB dan Jawa Barat memiliki potensi yang saling melengkapi untuk mengembangkan perdagangan komoditas pangan.
Jawa Barat memiliki potensi besar dari sisi pasar, perkembangan ekonomi, pariwisata dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sedangkan, NTB memiliki potensi komoditas peternakan yang dapat mendukung kebutuhan pasar di berbagai wilayah Indonesia.