NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan stok bantuan bencana untuk mengantisipasi terjadinya berbagai bencana, seperti banjir dan tanah longsor saat memasuki musim hujan pada November 2026.
"Stok bantuan, terutama beras tersedia cukup banyak, jika sewaktu-waktu terjadi bencana bisa segera disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban," kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang di Palembang, Kamis.
Dia menjelaskan stok beras yang dialokasikan khusus untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana pada suatu daerah saat ini tersedia 100 ton per kabupaten dan kota.
Dengan tersedianya bantuan dalam jumlah cukup sesuai ketentuan itu, jika sewaktu-waktu terjadi bencana di suatu daerah, korbannya bisa dibantu dengan cepat, sehingga dapat mencegah terjadinya masalah sosial di lokasi bencana.
"Jika diketahui ada masyarakat mengalami banjir, tanah longsor dan bencana lainnya selama musim hujan bisa segera diberikan bantuan, sehingga dapat dicegah timbulnya masalah sosial seperti rawan pangan," ujarnya.
Menurut dia, bantuan tersebut sifatnya sebagai perlindungan sosial kepada masyarakat yang benar-benar layak menerimanya.
"Untuk menyalurkan bantuan tersebut akan dilakukan secara selektif dan pengawasan ketat, sehingga tepat sasaran," kata Cik Ujang.