"Bawang merah terdiri dari 16 kawasan seluas 48 hektare. Enam kawasan di antaranya seluas 18 hektare sudah panen dengan produksi 299,4 ton,” papar Fariz.
Sedangkan sapi potong empat kawasan di Sumut, yakni Simalungun, Serdang Bedagai, Asahan, dan Labuhanbatu masih tahap konstruksi yang ditargetkan selesai pekan pertama Desember 2026.
Keempat kawasan ini menerima sekitar 150 ekor sapi terdiri atas 120 ekor untuk penggemukan dan 30 ekor untuk pengembangbiakan.
"Sementara itu, rumah produksi kelapa di Nias Utara telah mencapai progres 80 persen, dan ditargetkan selesai pada 6 November 2026," ujarnya.
Adapun tiga rumah produksi kopi di Sumut meliputi satu di Humbang Hasundutan, dan dua di Tapanuli Utara yang ditargetkan selesai pada November 2026.
"Pengembangan berbagai kawasan ini diharapkan semakin memperkuat produktivitas pertanian, dan mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat Sumut," sebut Fariz.