NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus menyiapkan kawasan megalitik Nias Selatan menuju warisan dunia organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB (UNESCO).

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumut Terang Dewi Susantri Ujung mengaku, hingga kini proses pengusulan memasuki tahap preliminary assessment (PA), salah satu persyaratan sebelum pengajuan resmi ke UNESCO.

"Dokumen PA tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kebudayaan RI pada 14 September 2026 lalu,” kata Terang Dewi dalam temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jumat.

Menurutnya, kawasan megalitik di Kabupaten Nias Selatan, Kepulauan Nias, telah masuk dalam daftar sementara UNESCO sejak 2009.

Pada tahun ini, pihaknya menetapkan tenaga ahli untuk menyusun dokumen PA, dan prosesnya juga didukung melalui sosialisasi, grup diskusi di Nias, dan koordinasi kementerian terkait.