Laporan pencurian itu kemudian diselidiki polisi. IGAS dicurigai sebagai pelakunya karena pernah meminjam motor Jayanti.
Polisi lalu memburu IGAS. Pemuda itu diketahui sedang berada di rumah pamannya di Banjar Gancan. Polisi akhirnya membekuk IGAS di rumah tersebut.
Hasil interogasi di lokasi penangkapan, IGAS mengakui semua kejahatannya. Dia mengaku mencuri barang-barang milik kekasihnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Pelaku telah mengakui perbuatannya, mencuri barang milik korban. Pengakuan awal, barang-barang hasil kejahatan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan pribadi pelaku," ungkapnya.