Berdasarkan hasil tersebut, USFDA memutuskan untuk mempertahankan penunjukan BPPMHKP KKP dan BPOM sebagai lembaga sertifikasi resmi. Mekanisme ini menjadi norma baru dalam pemenuhan persyaratan ekspor ke AS. Hasil yang dicapai:
- Periode Oktober 2025 - September 2026, KKP menerbitkan sertifikasi bebas Cs-137 terhadap 6.291 kontainer (95.438 ton) Udang yang bernilai Rp. 16 T (USD 933 juta)
- Pada November 2025 - September 2026, BPOM menerbitkan sertifikasi bebas Cs-137 atas 835 shipment (1.235 kontainer) rempah dengan nilai Rp. 48 T (USD 2,7 miliar)
- Seluruh produk tersebut, dilengkapi sertifikat bebas C-137, telah masuk ke pasar AS dan tidak ada satu pun penolakan dari pemerintah AS. Hal ini menegaskan komitmen Satgas dan efektivitas sistem sertifikasi kita dalam menjamin keamanan pangan dan keberlanjutan akses ekspor ke Amerika Serikat.
Kementerian Perindustrian telah menetapkan persyaratan wajib menyertakan bukti bahwa importasi skrap baja bebas dari radioaktif dan zat berbahaya serta komitmen pemasangan CEMS dan RPM di lokasi industri peleburan baja.
"Akan ditetapkan Peraturan Menteri Perindustrian tentang Pencegahan dan Penanganan Kontaminasi Zat Radioaktif pada industri dan kawasan industri," imbuhnya.
Pemerintah menegaskan bahwa pangan Indonesia aman. Setiap pengiriman rempah dan udang ke Amerika Serikat menjalani pemindaian radiasi dan pengujian di laboratorium terakreditasi sebelum ekspor. KIMC juga telah dinyatakan sebagai zona aman.
"Pengumuman ini menjadi momentum penting untuk merestorasi kepercayaan dunia Internasional dan kami menegaskan "our food is safe to consume". Penanganan kedaruratan ini bisa diselesaikan bersama berkat kerjasama yang erat antara Satgas yang mewakili Pemerintah Indonesia dan USFDA selaku otoritas kompeten Amerika Serikat," tutup Bara.