NADIKABAR.COM — Pekerjaan penataan kawasan Jalan Diponegoro, Singaraja, Buleleng, lebih banyak dikebut pada malam hari untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas pedagang. Pemkab Buleleng menargetkan penataan sepanjang 250 meter itu rampung pada 17 Desember 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng I Putu Adiptha Ekaputra mengatakan pekerjaan berat sengaja lebih banyak dilakukan pada malam hari. Pola tersebut diterapkan agar pedagang tetap dapat beraktivitas selama proyek berlangsung.
"Lebih banyak malam kita bekerja untuk yang berat-berat," ujar Adiptha, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, pengerjaan dilakukan dengan sistem yang memungkinkan aktivitas pedagang tetap berjalan. Misalnya, saluran lama dibongkar pada malam hari. Setelah pekerjaan selesai, akses kembali ditutup sehingga pada pagi harinya pedagang dapat beraktivitas seperti biasa.
Penataan kawasan tersebut meliputi pembongkaran saluran lama dan pemasangan beton precast U-Ditch yang kemudian ditutup menggunakan batu andesit. Area parkir yang sebelumnya menggunakan paving juga akan dibongkar dan ditata kembali.