βDalam lima tahun ke depan, kemitraan ini akan membantu lebih banyak remaja menerapkan perilaku sehat dan mengatasi dampak perubahan iklim yang semakin besar terhadap kesehatan dan kesejahteraan mereka,β ujar Davin.
Upaya tersebut juga mencakup penguatan kebijakan pengendalian tembakau. Para advokat muda yang bergabung dengan Young Health Programme berkontribusi dalam upaya penguatan kebijakan yang kemudian tercermin dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, termasuk peningkatan batas usia minimum pembelian produk tembakau dari 18 menjadi 21 tahun serta perluasan pengaturan terhadap rokok elektronik.
Selama lima tahun ke depan kolaborasi tersebut akan berfokus pada tiga hal yakni mendorong perilaku hidup sehat dan peran aktif generasi muda, memperkuat lingkungan dan layanan yang responsif terhadap kebutuhan remaja, serta mendukung penguatan kebijakan, bukti, dan sistem pendukung kesehatan remaja dan pencegahan PTM.
Penguatan edukasi PTM di sekolah, komunitas, dan platform digital, serta peningkatan kesadaran, skrining, dan tindak lanjut juga menjadi bagian dari upaya tersebut.