30.000 Peserta Angkatan Pertama Sudah Bekerja

Darmawansyah membeberkan dari total sekitar 100 ribu alumni magang angkatan pertama, ada 60.000 orang tercatat menjalani magang nasional di perusahaan. Hampir 50% dari alumni magang di industri atau 30.000 orang telah terserap dan bekerja di perusahaan.

"Sekitar 60.000 itu kan bekerja di magang di industri. Dari 60.000 itu berarti kan mendekati 50%-nya sekitar 30.000 sudah bekerja yang di perusahaan, tetapi yang di kementerian juga, itu ada juga yang mereka bekerja ke perusahaan. Nah, ini yang sedang kita tracer lagi ya, kita tracer. Ini baru yang angkatan pertama 2025 gitu," tutur Darmawansyah.

Pihaknya menggunakan dua metode utama dalam melacak data penyerapan kerja dalam program magang nasional, yakni melalui pengiriman kuesioner survei kepada para alumni serta mencocokkan data kepesertaan pada BPJS Ketenagakerjaan. Melalui pengecekan kepesertaan BPJS tersebut, terlihat adanya peningkatan yang signifikan terhadap jumlah peserta yang kini sudah resmi bekerja.

"Kementerian/lembaga sebenarnya ada. Nah, itu kan kita harus kulik lagi ya, harus lihat lagi di dalam seperti apa. Contoh misalnya yang magang di kami saja, itu begitu yang angkatan satu kemarin itu ada yang kerjanya di luar. Misalnya dapat di bank dan sebagainya. Mereka sambil magang itu sambil cari juga lowongan-lowongan pekerjaan," pungkasnya.