NADIKABAR.COM — Fenomena tech winter masih menjadi tantangan bagi perusahaan rintisan digital. Di tengah penurunan pendanaan startup, Telkomsel memilih melanjutkan program NextDev dengan fokus memperkuat kemampuan founder agar bisnis tetap bisa bertahan dan berkembang.

Manager CSR Education and Public Community Development Telkomsel, Gumilar Henda Nugraha Ali, mengatakan NextDev memasuki tahun ke-12 dengan fokus membentuk market-ready founders. Para founder tidak hanya diarahkan mengejar pendanaan, tetapi juga membangun fundamental bisnis yang mampu bertahan dalam kondisi pasar yang menantang.

"Fokusnya adalah founders, bagaimana kemudian kita melakukan penguatan terhadap para founders dari digital business para technopreneurs yang ada di Indonesia," kata Gumilar ditemui di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Ia menyinggung kondisi pendanaan startup yang mengalami penurunan tajam. Berdasarkan data yang digunakannya, pendanaan bisnis digital di Indonesia sepanjang 2021-2025 turun sekitar 94%.

Situasi tersebut membuat kemampuan startup untuk bertahan tidak bisa hanya mengandalkan suntikan modal. Menurut Gumilar, NextDev ingin membantu founder membangun sumber pendapatan baru sehingga bisnis tetap dapat berjalan sekaligus menghasilkan dampak.