Selain peningkatan kualitas layanan, Jasa Marga turut mendukung kebijakan pemerintah menuju Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) pada 2027. Sebagai upaya menjaga keselamatan perjalanan dan keandalan infrastruktur, Perseroan menyediakan fasilitas Weigh In Motion (WIM) untuk mendeteksi beban kendaraan angkutan barang berbasis teknologi.

Integrasi data WIM dengan sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) Kementerian Perhubungan, serta Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Korlantas Polri mendukung proses pengawasan dan penindakan sesuai kewenangan.

Menatap agenda akhir tahun, Perseroan memastikan kesiapan operasional dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Upaya ini dilakukan melalui pemeliharaan infrastruktur, pemantauan kondisi lalu lintas, kesiapan petugas, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait untuk mendukung perjalanan yang lancar, aman, dan nyaman.

Rivan mengatakan dengan margin EBITDA yang solid, manajemen liabilitas yang pruden, serta keandalan volume lalu lintas harian sebagai sumber arus kas utama, Perseroan berada dalam lintasan pertumbuhan yang tepat untuk menutup tahun 2026 dengan hasil terbaik.

"Jasa Marga berkomitmen memastikan pengelolaan operasional berjalan optimal dengan terus berinovasi, menjaga kualitas layanan, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan nilai tambah nyata yang dapat dirasakan oleh investor, mitra bisnis, dan jutaan pelanggan di setiap kilometer perjalanan yang kami layani," tutup Rivan.