KH Syukron dijuluki sebagai Singa Mimbar karena gaya dakwahnya yang selalu berapi-api dan konsisten memegang prinsip Alhussunnah Wal Jamaah.

Ulama kharismatik itu mendirikan Pondok Pesantren Daarul Rahman dengan dibantu oleh tiga kawannya, yaitu KH Antung Ghozali BA, KH Masyhuri Baedlowi, dan KH Abdul Kadir Rahman

Pondok pesantren tersebut dibangun di atas tanah wakaf seluas kurang lebih 7.800 meter persegi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.