NADIKABAR.COM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat realisasi penebusan pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan mencapai 28.612 ton atau 9,68 persen dari alokasi nasional hingga 24 September 2026.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP TB Haeru Rahayu, dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan alokasi pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan pada 2026 mencapai 295.686 ton.

Dari alokasi tersebut, sebanyak 98.081 ton telah terdata melalui e-RPSP (Rencana Pupuk Subsidi Perikanan), sedangkan realisasi penebusan baru mencapai 28.612 ton.

Pupuk bersubsidi sektor perikanan mulai dilaksanakan awal tahun 2026.