Penyakit jantung rematik dapat terjadi setelah infeksi radang tenggorokan akibat bakteri streptokokus yang tidak diobati, karena respons kekebalan tubuh merusak katup jantung. Penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di kalangan kaum muda di negara-negara berkembang.Teknologi baru tersebut menggunakan polimer untuk mendeteksi penanda penyakit dalam darah. Jika penanda tersebut terdeteksi, polimer akan memancarkan sinyal cahaya yang dapat diukur menggunakan peralatan laboratorium dasar.Para peneliti mengatakan teknologi tersebut juga dapat diadaptasi untuk mendeteksi penanda yang berkaitan dengan penyakit lain.
Nasional
HALAMAN 2 DARI 2
Peneliti kembangkan metode sederhana untuk deteksi penyakit jantung rematik
Sebuah tim peneliti telah mengembangkan teknologi sederhana dan berbiaya rendah untuk mendeteksi penyakit jantung rematik lebih awal, demikian pernyataan Universita
NASIONAL
📖 Baca Juga
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.