"Kalau kita lihat itu tekanan dari luar bukan dari dalam, itu lihat sekali itu dari luar," jelasnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama mengatakan polisi masih mendalami kasus dugaan teror tersebut. Polisi memeriksa para saksi yakni pemilik rumah.
"Masih kita dalami dan minta keterangan dari para saksi, pemilik rumah," jelas Dika ditemui di Polresta Pati.
Dika mengatakan untuk memastikan penyebab bolongnya kaca itu polisi menunggu hasil laboratorium dari Polda Jawa Tengah.
"Hasilnya masih menunggu pemeriksaan dari labfor Polda Jawa Tengah," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, pemilik rumah, Yongki mengatakan beberapa tahun lalu memang pernah ada peluru nyasar ker rumahnya. Pelakunya adalah tetangga dan sudah diselesaikan saat itu.