Qodari juga menjelaskan upaya pemerintah dalam membenahi pendataan sosial dan ekonomi. Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyampaikan bahwa penyesuaian terhadap basis data akan dilakukan.

Menurutnya, persoalan ketidaktepatan data penerima bantuan masih menjadi tantangan di Indonesia. Dalam penyaluran bantuan sosial, terdapat dua jenis kesalahan yang kerap terjadi.

Pertama adalah inclusion error, yakni kondisi ketika orang yang sebenarnya tidak berhak menerima bantuan justru mendapatkannya. Kedua, exclusion error, yaitu ketika pihak yang seharusnya berhak memperoleh bantuan malah tidak menerimanya.