NADIKABAR.COM — Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) terjun ke masyarakat Dusun Deles, Desa Jogonayan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tak hanya mengadakan acara, mereka juga mengembangkan inovasi yang solutif.

Di wilayah tersebut, warga sekitar kesulitan menemukan air minum saat musim kemarau tiba. Melihat permasalahan ini, tim KKN mencari sumber air lain yang masih bisa dimanfaatkan.

Para mahasiswa kemudian menemukan sumber air dari titik yang lebih tinggi dan disebut 'air Merbabu'. Namun, permasalahan lain muncul saat air Merbabu ternyata mengandung belerang.

Tim KKN UGM Ngablak Akara itu kemudian menginisiasi program pengadaan filter air dari air Merbabu. Anggota Tim KKN, Agustina Herawati, berharap air dari hasil penyaringan dapat menjadi cadangan dan tambahan pasokan air terutama di musim kemarau.