Meskipun terduga pelaku telah mengakui perbuatannya dan sempat menyampaikan klarifikasi di akun Instagram pribadinya sejak April lalu, pihak UPN Veteran Jatim bersama Satgas PPKS masih terus melakukan pendalaman bukti-bukti.

"Hasil hari ini masih pendalaman bukti-bukti, dimintai keterangan lebih lanjut dari segi terduga pelaku, dari pelapor. Mengakui. Dia kan udah dari April kemarin itu kan dia klarifikasi di Instagram-nya," urainya.

Kasus ini kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah diunggah melalui fitur Add Yours di Instagram hingga sampai ke akun resmi kampus dan Himpunan Mahasiswa Ekonomi (Hima).

Terduga pelaku juga orang tuanya telah dipanggil oleh pihak Satgas PPKS dan fakultas untuk menjalani proses pemeriksaan serta penentuan sanksi internal.