Ia melanjutkan tekanan IHSG perlu dilihat dari pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor perbankan yang memiliki bobot signifikan terhadap indeks.

Selain itu, sektor energi dan sektor komoditas maupun saham-saham yang sebelumnya mengalami kenaikan tajam juga perlu dicermati, karena berpotensi mengalami aksi profit taking.

β€œBesarnya kontribusi setiap sektor terhadap pelemahan tetap bergantung pada pergerakan harga saham pada perdagangan hari ini,” ujar Elandry.

Dalam jangka pendek hingga menengah, Elandry memproyeksikan IHSG masih berpotensi bergerak volatil, yang mana penguatan perdagangan kemarin belum cukup untuk memastikan bahwa pasar telah memasuki fase reversal, karena masih ada risiko koreksi lanjutan dan tekanan jual.

Adapun, menurutnya, level 5.405 menjadi batas penting untuk dicermati sebagai konfirmasi awal perubahan tren, yang mana selama belum mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, penguatan masih perlu dipandang sebagai rebound teknikal.