NADIKABAR.COM β Managing Director Energy Shift Institute (ESI) Putra Adhiguna mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) untuk memasok energi bersih jangka panjang.
βDalam jangka panjang, PLTP tetap menjadi opsi. Tetapi PLTP harus disiapkan dalam waktu persiapan yang lebih lama,β ujar Putra ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Sabtu.
Pernyataan tersebut merespons pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terdampak oleh El Nino. Kondisi hidrologi yang dipengaruhi fenomena El Nino menyebabkan produksi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso, Bakaru, Malea, serta sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) menurun.
Berdasarkan data PLN, daya mampu agregat pembangkit hidro turun dari sekitar 850 MW menjadi 250 MW, atau berkurang sekitar 600 MW.