Menurut Joy, TPID perlu menghitung kebutuhan dan kekurangan pasokan dalam satuan ton, memfasilitasi kerja sama dengan daerah surplus, memberikan bantuan biaya angkut sementara, serta menggelar pasar murah secara terarah di pasar-pasar utama.

Pemerintah juga harus membuka data harga di tingkat petani, distributor, dan pedagang eceran agar dapat diketahui apakah kenaikan murni akibat kekurangan produksi atau diperbesar oleh rantai distribusi dan penahanan stok.

Ia mengatakan pemerintah sebaiknya tidak menetapkan harga maksimum secara sepihak karena dapat membuat pedagang enggan memasok. Penindakan diperlukan apabila ditemukan penimbunan atau permainan harga, tetapi solusi utamanya tetap penambahan pasokan.

Dalam jangka menengah, pemerintah perlu membangun kalender tanam antardaerah, memperluas irigasi dan penampungan air, menggunakan varietas tahan kekeringan, serta mengembangkan penyimpanan dingin dan pengolahan cabai beku atau pasta. Intinya, sidak pasar saja tidak akan menghasilkan tambahan cabai.

Inflasi, katanya, dikendalikan bukan ketika angka BPS diumumkan, melainkan ketika pasokan benar-benar tiba di pasar dan harga mulai turun. Kecepatan eksekusi dalam tujuh sampai empat belas hari ke depan akan sangat menentukan inflasi Sulawesi Utara pada September.