NADIKABAR.COM β Direktur Eksekutif Perkumpulan Studi Hukum Pemerintahan dan Antikorupsi (Pushan) Oce Madril mengingatkan Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset untuk menjaga transparansi penyusunan regulasi, termasuk dengan membuka draf terbaru kepada publik.
βKarena itu sudah ada Panja, menurut saya draf terbarunya seperti apa saya kira itu perlu dibuka ke publik supaya masukan-masukan yang kemarin sudah dibahas panjang lebar itu bagaimana akhirnya,β kata Oce kepada NadiKabar di Jakarta, Senin.
Menurut dia, keterbukaan draf diperlukan agar masyarakat mengetahui bagaimana berbagai masukan yang telah disampaikan selama proses pengumpulan aspirasi sebelumnya diakomodasi dalam rumusan terbaru RUU Perampasan Aset.
Dia menilai partisipasi dalam penyusunan RUU tersebut telah melibatkan banyak pihak. Prosedur legislasi melalui sistem program legislasi nasional juga telah dilalui sehingga perhatian selanjutnya perlu diarahkan pada substansi pengaturan dalam draf terbaru.