Menurut dia, demokrasi tidak hanya berlangsung ketika pemilihan umum digelar, tetapi juga harus terjaga di antara satu pemilu dan pemilu berikutnya melalui kebebasan berpendapat, kemerdekaan pers, serta penyampaian kritik melalui demonstrasi.

Ia menilai selama dua tahun pemerintahan Prabowo, berbagai bentuk kontrol publik tersebut masih berjalan dengan baik tanpa pengekangan berarti ataupun tindakan represif dari pemerintah.

Bawono mengatakan kondisi tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi politik di tingkat elite dapat berjalan beriringan dengan keterbukaan terhadap pengawasan publik.

Dengan dukungan politik yang luas dan hubungan yang relatif kooperatif dengan parlemen, pemerintah memiliki ruang untuk menjalankan agenda-agendanya. Pada saat yang sama, keberlangsungan kontrol publik tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan demokrasi.