"Pemanfaatan sistem digital ini menjadi salah satu instrumen untuk mendukung keterbukaan informasi dan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan seleksi," tutur dia.
Masih kata Rudi kepada para calon taruna dan taruni, bahwa mereka adalah harapan kementerian sekaligus bangsa. Oleh sebab itu para peserta seleksi yang secara sadar mengikuti rangkaian proses harus pula sadar tanggung jawab yang akan mereka emban setelah dinyatakan lolos seleksi dan lulus pendidikan poltek.
"Karena itu peserta yang mengikuti seluruh tahapan harus sungguh-sungguh, mengandalkan kemampuan sendiri, serta memenuhi kriteria kesehatan dan kemampuan jasmani yang ditetapkan," ucap Rudi.
Pada 19 Oktober, pihak Inspektorat Jenderal akan kembali mengawasi tahap tes jasmani. Hasil pengawasan juga akan disampaikan kepada Menteri Imipas Agus Andrianto sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.