"Saya banyak bertanya, banyak ngobrol."

Setelah melewati proses tersebut, Alfin akhirnya resmi diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jabatan penghulu pada 1 Mei 2026.

Kehadiran Alfin sebagai penghulu muda kemudian menghadirkan perspektif baru mengenai profesi tersebut.

Selama ini, penghulu kerap identik dengan sosok yang lebih tua. Alfin melihat keberadaannya bersama penghulu muda lainnya dapat menunjukkan bahwa profesi tersebut juga dapat dijalani oleh generasi Z.

"Memang penghulu identiknya sama yang tua-tua. Mungkin dengan adanya saya dan teman-teman baru membawa wajah baru kalau penghulu sekarang dikerjakan oleh gen z," ujarnya.

Kehadiran penghulu muda ternyata mendapatkan respons positif dari masyarakat. Bahkan, sejumlah orang tua disebut mulai tertarik agar anak mereka juga menekuni profesi serupa.

"Justru jadi banyak temen yang pengen jadi penghulu. Malah ada orang tua yang pengen anaknya seperti saya. Nanya syaratnya, cara daftarnya gitu," ujar Alfin bangga.

Perubahan pandangan tersebut menjadi salah satu pengalaman menarik bagi Alfin. Profesi yang awalnya tidak pernah masuk dalam rencana kariernya justru membawanya pada pengalaman baru sekaligus mendapatkan perhatian publik.

Alfin kini tidak hanya menjalankan tugas sebagai penghulu dalam proses pernikahan. Ia juga berusaha memperkenalkan sisi lain pelayanan KUA kepada masyarakat, terutama generasi muda.