Xiaomi berada di posisi ketiga dengan 30,7 juta unit, turun 29%. OPPO, termasuk Realme dan OnePlus, mencatat pengiriman 23,4 juta unit atau turun 39%. Sementara itu, Vivo mengirimkan 19,3 juta unit, turun 33%.
Tekanan biaya komponen membuat vendor menyesuaikan harga dan konfigurasi perangkat. Menurut Omdia, sebagian konsumen menunda penggantian HP atau beralih ke perangkat rekondisi.
Pelemahan nilai tukar, inflasi, dan kenaikan biaya hidup turut menekan daya beli. Afrika mengalami penurunan pengiriman terdalam, mencapai 39%. Sebaliknya, Amerika Utara relatif lebih tangguh, ditopang pembiayaan operator serta program tukar tambah dan peningkatan perangkat.