NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi Jepang membatalkan peringatan guncangan gempa kuat yang dikeluarkan pada Jumat (16/10). Peringatan itu dibatalkan lantaran mereka keliru.

Dilansir Japan Today, Sabtu (17/10/2026), peringatan tersebut dipicu oleh kesalahan estimasi magnitudo gempa-yang sempat diperkirakan mencapai skala katastrofik 9,9-sehingga menyebabkan gangguan sementara pada layanan transportasi umum di beberapa wilayah negara tersebut.

Badan Meteorologi Jepang mengatakan kekeliruan itu terjadi karena ada kesalahan pada sistem komputer mereka. Sistem mereka keliru dalam menentukan titik pusat gempa, sehingga estimasi magnitudo menjadi terlalu tinggi.