Menurut Joko, perubahan data dari berbagai sumber dapat memengaruhi status desil seseorang. Perubahan tersebut bisa membuat desil seseorang naik maupun turun.

Ia menegaskan, BPS tidak melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh data yang disetorkan oleh masing-masing sumber. Data yang masuk kemudian diolah atau dijalankan untuk menghasilkan pemutakhiran data.

"Data yang masuk ke BPS itu banyak sumbernya. Jadi saya tidak bisa mengatakan perubahan desil itu karena sumber tertentu," jelas Joko.

Menurutnya, perubahan desil Indri belum dapat dipastikan berasal dari sumber data tertentu. Terlebih, hasil Sensus Ekonomi belum digunakan sebagai dasar perubahan desil tersebut.

Kasus Indri menjadi gambaran bahwa data kesejahteraan sangat menentukan akses masyarakat terhadap berbagai program bantuan sosial.

Warga berharap proses pendataan tidak hanya mengandalkan data administratif, tetapi juga disertai verifikasi langsung di lapangan agar kondisi riil masyarakat tidak terlewat.