Kondisi ini membuat masyarakat cenderung menunggu kepastian sebelum membeli motor listrik.
"Di tahun 2026, sampai dengan bulan Agustus, kami sekarang ini baru sekitar 18.900. Jadi sangat turun sekali. Kenapa demikian? Tadi Pak Ketua Periklindo sudah menyampaikan, karena menyangkut masalah kebijakan pemerintah yang kadang ada, kadang tidak ada. Ini cukup mengganggu dari industri, karena memang masyarakat juga banyak yang menunggu kapan untuk subsidi akan diberikan," ujar Budi dalam rapat dengan Komisi VII DPR, Senin (21/9/2026).
Budi mengatakan pada awal tahun, pemerintah sempat menyampaikan rencana pemberian subsidi motor listrik pada 2026. Kemudian, beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan rencana subsidi sekitar Rp 3 juta.