NADIKABAR.COM — Departemen Pertahanan Amerika Serikat menunjuk Elon Musk untuk memimpin inisiatif baru bernama 'Project Meridian'. Inisiatif ini dibentuk untuk mempelajari kemampuan, teknologi, dan senjata yang dibutuhkan militer AS menghadapi perang di masa depan.

Musk akan memimpin proyek ini bersama pendiri Anduril Palmer Luckey dan mantan Ketua DPR AS Newt Gingrich. Mereka akan dibantu tim yang terdiri dari orang-orang dari sektor pemerintah, industri, dan akademisi, yang semuanya akan bekerja di bawah arahan CTO Pentagon Emil Michael.

Project Meridian akan menghabiskan 120 hari untuk melihat bagaimana perang dapat berubah dalam beberapa tahun hingga dekade ke depan, guna menganalisis kemampuan apa yang dibutuhkan militer AS untuk mempertahankan keunggulan teknologi.