NADIKABAR.COM — Penerbangan Citilink QG1100 yang menggunakan pesawat ATR 72-600 dengan rute Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP)-Bandara Adisutjipto Yogyakarta (JOG) mengalami insiden pecah ban.

Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink, Tashia Scholz, mengatakan insiden ini terjadi pada 17 Oktober 2026 dengan penerbangan yang dijadwalkan berangkat pukul 05.55 waktu setempat. Namun setelah lepas landas, penerbangan Citilink QG1100 kemudian melakukan prosedur return to base (RTB) dikarenakan kendala teknis pada salah satu roda pendaratan pesawat.

"Pesawat beserta seluruh penumpang telah kembali mendarat dengan selamat di Jakarta. Pesawat selanjutnya ditangani oleh petugas terkait untuk menjalani pemeriksaan intensif lebih lanjut secara menyeluruh," jelas Tashia dalam keterangan resminya, Sabtu (17/10/2026).

Ia mengatakan penerbangan rute Jakarta-Yogyakarta tersebut telah diberangkatkan kembali menggunakan pesawat pengganti menggunakan Pesawat Airbus A320 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Penerbangan pengganti tersebut sudah mendarat di Yogyakarta pukul 12.40 waktu setempat.

"Penerbangan sudah mendarat di Yogyakarta pada pukul 12.40 waktu setempat. Kami manajemen Citilink memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi," katanya.

Ia menegaskan Citilink senantiasa mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan dengan melakukan langkah-langkah preventif secara konsisten untuk mengidentifikasi serta memitigasi potensi risiko yang dapat memengaruhi keselamatan dan keamanan penerbangan.